Penulis : Josse

JAWA BARAT, Buserbhindo.com/6 Desember 2022

[dropcap]P[/dropcap]residen Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian @airlanggahartarto_official, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan @muhadjir_effendy, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto meninjau progres pembangunan rumah bagi warga yang akan direlokasi pascagempa di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (5/12/2022).

Dalam kunjungan ini, Presiden hendak memastikan proses rekonstruksi bangunan terdampak gempa dimulai. Rekonstruksi perbaikan rumah dan bangunan publik bertujuan untuk segera memulihkan aktivitas pergerakan masyarakat, terutama aktivitas ekonomi.

Presiden mengatakan bahwa relokasi diprioritaskan bagi warga terdampak gempa yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kec. Cugenang. Bagi rumah warga yang tidak direlokasi akan diberikan bantuan perbaikan yang besarannya menyesuaikan tingkat kerusakan.

Pembangunan relokasi rumah pertama di Desa Sirnagalih, Kec. Cilaku sebanyak 200 unit Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan struktur tahan gempa. Selanjutnya, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 unit rumah serupa di Desa Mulyasari, Kec. Mande yang akan dilengkapi Instalasi Pengolahan Air (IPA), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), fasilitas sosial, fasilitas umum, dan jalan lingkungan.

Pembangunan RISHA ini ditargetkan pada akhir Desember 2022 sudah dapat dilakukan serah terima tahap I sebanyak 80 unit. Pekerjaan RISHA dan infrastruktur pendukung lainnya dilaksanakan secara paralel. Selanjutnya untuk serah terima tahap II sebanyak 120 unit ditargetkan pada minggu ke 3 Januari 2023. Dengan penyelesaian secara bertahap, diharapkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri/ Lebaran 2023.

#SigapMembangunNegeri