Jawa Timur

Gempuran Covid – 19, Tetap Semangat, Kibarkan Bendera Merah Putih Sebagai Perang Melawan Pandemi

JAWA TIMUR, NGANJUK, Buserbhindo – Gempuran covid-19 terutama varian baru ini sedikit banyak telah mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia tak terkecuali warga masyarakat Kabupaten Nganjuk, hal ini lah yang mendorong Polres Nganjuk bersama Pilar yang lain secara berkesinambungan melakukan berbagai terobosan dan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan, kesehatan dan Perekonomian.

Di sisi lain, masyarakat yang langsung terdampak oleh adanya Covid – 19 terutama saat pemberlakukan PPKM yakni pekerja sektor non formal seperti pedagang kaki lima (PKL), tukang tambal ban, hingga tukang becak adalah mereka yang tidak hanya terguncang secara perekonomian namun juga secara psikis.

“Dalam situasi Pandemi Covid – 19 saat ini, saya (tukang becak) yang biasa mangkal di terminal nganjuk, akan tetap semangat untuk kibarkan Sang Saka Bendera Merah Putih, ikhtiar menuju Indonesia yang lebih maju, ” ungkap tukang becak, saat ditemui wartawan, Senin, (2/08/2021).

Berpijak dari situasi ini dan juga bertepatan dengan momentum akan diperingatinya Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 ini yang menggerakkan para pekerja non formal tersebut untuk mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol perang melawan pandemi.

Mereka mengibarkan bendera merah putih di depan warung, digerobak dan di kios-kios.

“Kita sama – sama tahu bahwa situasi memang tidak mudah, namun semangat untuk melawan pandemi ini harus terus digelorakan bersama – sama. Saya berpesan agar supaya masyarakat Nganjuk tetap taat aturan Prokes dan  tidak mudah termakan hoax yang menyesatkan. Lebih baik kita bangun lagi moral kita untuk menghadapi pandemi ini  agar segera berakhir, ” Ujar Kapolres Nganjuk AKBP. Harviadhi kepada team humas. (Hms/Isk)

Tinggalkan Komentar
Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button